Rahasia Sedekah

Rahasia Sedekah

 Kisah 3 Orang  hamba Allah di pintu surga :

Dikisahkan, ada tiga orang hamba Allah yang sedang mengantri di depan pintu Surga  untuk masuk Surga, mereka adalah Ulama, Mujahid dan Orang kaya Dermawan. Mereka saling mempersilahkan satu dengan yang lainnya untuk terlebih dahulu masuk ke dalam  Surga.

Si Kaya Dermawan dan Ulama : mempersilahkan kepada mujahid untuk masuk Surga terlebih dahul,”Hai sayed, silahkan engkau masuk terlebih dahulu , karena Allah SWT telah menjanjikan Surga untukmu,” , Tetapi ternyata si Mujahid menolaknya dengan halus, sambil berkata, ”Maaf, silahkan tuan Ulama yang terhormat masuk surga terlebih dahulu, karena saya tidak akan tahu keutamaan  berjihad  dijalan Allah tanpa ilmu pengetahuan dari engkau seorang ulama”.

Akhirnya Si Kaya Dermawan dan Mujahid : mempersilahkan Ulama memasuki surga terlebih dahulu.Tetapi ketika si Ulama tadi akan masuk dan melangkahkan kakinya ke pintu surga, tiba-tiba tidak disangka ia justru kembali mundur dan berkata kepada Si Kaya Dermawan, “Hai Fulan, rasanya Engkaulah yang lebih berhak untuk masuk surga terlebih dahulu dibandingkan kami, karena berkat sedekah yang engkau berikan,

Ddibangunlah  rumah-rumah ibadah sperti masjid, madrasah, pesantren , (sehingga dengan fasilitas itu  ,  saya memiliki peranan yang besar dalam mensyi’arkan agama Allah dan bayak orang yang dapat mengenal agama Allah.

dibangun panti jompo dan anak yatim piatu serta anak-anak cacat dan berbagai tempat kemaslahatan lain (sehingga dengan fasilitas itu. Anak yatim, orang jompo, anak-anak cacar  tidak terlantar)

Anda juga gemar membayar zakat, infaq, sedekah dan wakaf (sehingga tidak ada lagi orang yang kelaparan ).

Dan  si Sayed  dapat berjuang di jalan   Allah SWT,  itu semua berkat kedermawanan mu”.

Akhirnya, jadilah si Kaya Dermawan yang masuk terlebih dahulu , Surga nan indah yang penuh dengan kenikmatan sebagai balasan kepada orang yang berbuat baik, Subhanallah…….

Sedekah adalah suatu ibadah yang sangat dianjurkan oleh Allah , karena bergitu besar pahala atau ganjaran  yang diberikan oleh Allah SWT serta memiliki manfaatnya dan kegunaanya yan g luar biasa , dalam menjalankan  kehidupan kita , baik di Dunia maupun di Akhirat kelak.

 (QS. Al-Imron (3): 134)

133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

 Perintah untuk bersedekah atau berinfak didalam al-Qur’an , Biasanya Allah selalu gandengkan dengan perintah shalat.

(QS.al-Baqarah 2: 3)

 

 (QS.Ibrahim 14: 31)

 

Setelah Allah memerintahkan Shalat , Allah juga memerintahkan untuk ber-sedekah atau berinfaq.  Rasulullah ber Sabda (HR-Muslim)

Sedekah itu adalah bukti (HR. Muslim)

Imam Nawawi menjelaskan: “Yaitu bukti kebenaran imannya. Oleh karena itu shadaqah dinamakan demikian karena merupakan bukti dari Shidqu Imanihi (kebenaran imannya)”

Sedekah adalah manifestasi dari keimanan kepad Allah

 Perintah shalat dan sedekah atau infaq  yang selalu bergandengan itu , seperti  Allah memberikan isyarat kepada kita ,

Shalat dan bersedekan atau infaq itu seperti dua sisi  mata uang , dimana bagian yang satu dan yang lainnya tidak bisa dipisahkan yaitu saling saling melengkapi .

 Bahkan sekarang , banyak orang mulai memberdayakan sedekah  atau infaq , ternyata bahwa sedekah dapat memberikan  solusi yang nyata , dari berbagai persoalan atau masalah hidup.  Sedekah atau infak seperti sebuah energy yang  sangat kuat yang dapat mendorong segala kinginan keinginan kita yang belum terlaksana,  segala cita-cita kita yang berlum tercapai, segala kebutuhan kita yang belum terpenuhi.

Sedelah atau infak dapat melancarkan keadaan yang masih tersumbat , keadaan yang masih macet .

Menurut al-Qur’an dan Hadist , ada beberpa keutaman Sedekah :

1.  Allah Akan memberikan keberkahan dan melapangkan rizki kita

(QS,  as-Saba 34 :39)

39. Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya.

(QS,al-Baqarah 2 : 261-261)

261. Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah[166] adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.

262. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

 [166] Pengertian menafkahkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, usaha penyelidikan ilmiah dan lain-lain.

 Barang siapa yang bersedekah dengan (sesuatu) setara sebiji kurma dari usaha yang baik , dan Allah tidak menerima kecuali dari yang baik , sesungguhnya Allah akan menerimanya dengan tangan kanannya , kemudian melipatgandakan dengan pemiliknya , sebagaimana salah seorang diantara kalian mengembang biakan anak kuda sehingga anyaknya seperti gunung. (HR , Bukhari , Muslim  dan Turmidi)

Kisah Sedekah seorang wanita 3 potong Roti :

Seorang wanita di masa Nabi Daud as, membawa keluar dari rumahnya tiga potong roti dan tiga kilo gram gandum. Di tengah jalan ia bertemu pengemis yang membutuhkan bantuan. Wanita itu memberikan tiga potong roti kepada pengemis.
Dan dia berkata pada dirinya sendiri, “Gandum ini akan aku masak menjadi roti.”Tiba-tiba angin berhembus dan menerbangkan gandum wanita itu.

Wanita itu sedih atas apa yang terjadi. Dia pun datang menghadap Nabi Daud as dan menceritakan apa yang terjadi. Kemudian Nabi Daud as mengutus wanita itu ke tempat Nabi sulaiman as untuk memperoleh jalan keluar. Ketika wanita itu menceritakan apa yang dialaminya, Nabi Sulaiman memberikan seribu dirham padanya.

Wanita itu kembali datang ke rumah Nabi Daud dan berkata, “Putramu memberikan seribu dirham padaku” Nabi Daud as berkata, “Pergilah ke tempat Nabi Sulaiman dan kembalikan uang seribu dirham itu, katakan padanya, ‘saya tidak menginginkan dirham, saya ingin mengetahui sebab kejadian ini,” Tatkala wanita itu datang lagi, Nabi Sulaiman berkata padanya, “Saya sudah memberimu seribu dirham dan jangan meminta sesuatu yang lain dariku.”

Wanita itu berkata, “Saya tidak menginginkan dirham.” Nabi Sulaiman memberikan seribu dirham lagi kepada wanita itu. Lalu kembali ke rumah Nabi Daud dan menceritakan apa yang terjadi.

Nabi Daud as mengutus wanita itu untuk pergi lagi ke temmpat Nabi Sulaiman as dan berkata, “Kembalikan uang dirham itu kepada beliau dan katakan, ‘Saya tidak menginginkan dirham. Akan tetapi, mohonlah kepada Allah untuk mendatangkan angin dan menanyakan padanya;apakah ia menerbangkan gandum itu atas perkenan Allah ataukah tidak? “

“Wanita itu kembali ke tempat Nabi Sulaiman as. Kemudian Nabi Sulaiman as memanggil malaikat yang mengatur angin dan menayakan kepadanya tentang gandum itu. Angin berkata, “Saya menerbangkan gandum itu atas perkenan Allah. Sebab selama beberapa hari seorang pedagang terkatung-katung di atas kapalnya di tengah lautan, dan binatang-bintang peliharaannya kelaparan. Lantas pedagang itu bernazar bahwa pabila seseorang memberinya gandum pada saat itu, maka dia akan memberinya sepertiga dari barang dagangannya. Kemudian aku menerbangkan gandum tersebut atas perintah Allah, agar dia memenuhi janji dan nazarnya.”

Selang beberapa masa, pedagang tersebut ditemukan. Nabi Sulaiman as bertanya padanya perihal apa yang dialaminya di tengah lautan. Kemudian Nabi Sulaiman memanggil wanita itu dan beliau menyuruh si pedagang untuk menepati janji dan nazarnya dengan cara menyerahkan sepertiga barang dagangannya kepada wanita itu. Nilai harta yang diberikan kepada wanita itu mencapai 360.000 dinar. Wanita itu pun amat bahagia dan pulang ke rumahnya. Pada saai itulah Nabi Daud as berkata pada puteranya, Nabi Sulaiman as, “Wahai Puteraku, barangsiapa menghendaki transaksi yang menguntungkan, maka dia harus bertransaksi dengan Allah Yang Maha Pemurah.”

 2- Sedekah atau infak obat bagi berbagai macam penyakit baik penyakit jasmani      maupun rohani.

Obatilah orang –orang yang sakit diantarmu dengan sedekah  (HR-al-Baihaki dari Ibnu Mas’ud)

Al-Hafizh Al-Mundziri Rohimakumullah  , berkat dari Ali bin Husein bin syaqiq berkata : “Aku mendengar ibnu Al -Mubarak pernah ditanya oleh seseorang , “Wahai Abu Abdura rahhman , aku memiliki sebuah luka , luka ini telah ada sejak 7 tahun , sesungguhnya aku telah berobat dengan berbagai macam pengobatan , aku bertanya kepada para tabib, dan aku tidak mengambil manfaat darinya .

Abdulah bin Mubarak Rohikumullah berkata , “Carilah tempat manusia membutuhkan air dan galilah sumur disana , aku berharap semoga memancar mata air darinya , dan air tersebut dapat menahan darah dari tubuh mu, lalu orang tersebut melakukannya dan iapun sembuh dari penyakit.

 

Beliau juga bersabda kepada orang yang mengeluhkan tentang kekerasan hatinya: “Jika engkau ingin melunakkan hatimu maka berilah makan pada orang miskin dan usaplah kepala anak yatim.” (HR. Ahmad)

3-  Sedekah atau infak dapat menghapuskan kesalahan,

Rasulullah SAW bersabda:

“Dan Shadaqah bisa menghapuskan dosa (kesalahan ) sebagaimana air memadamkan api” . (HR-At-Thirmidi)

4- Sebagai penolak berbagai macam bencana dan musibah.
Rasulullah SAW, Bersabda :

 Perbuatan-perbuatan baik akan mencegah keburukan , kerusakan dan kehancuran , dan orang yang berbuat baik didunia adalah mereka yang mendapat kebaikan di akhirat (HR. Al-Hakim)

 Terkubur didalam sumur selama 6 tahun masih hidup

Sebuah kisah nyata yang menakjubkan disebuah kampung bernama Hamra, Dikampung tersebut ada seorang lelaki dari Zar’ah  (Damskus) yang dikenal sebagai seorang yang taat beribadah.

Ia membangun masjid untuk penduduk Hamra (Beirut) dan ia selalu datang ke mesjid tersebut setiap malam dengan membawa lentera dan makan malam. Jika ia mendapatkan seorang  masjid itu , ia memberinya makanan , dan jika tidak ada orang ia memakanya . hal tersebut tersebut berlanjut.

Suatu saat  , sumur masjid airnya erkurang sehingga orang-orang kesulitan untuk berwudhu.Akhinya ia bersama dengan anaknya menggali kembali sumur tersebut ,agar airnya kembali banyak seperti sedia kala.

Ditengah-tengah pekerjaannya  , tiba-tiba saja ember kayu yang mengangkut tanah tersebut terputus, yang mengakibatkan tanah tersebut longsor dan menimpa orang laki-laki tersebut yang  masih berada disumur .

 sanak saudaranya beusaha untuk mengeluarkannya namun sudah putus asa dan menganggap sumur itu sebagai kuburannya.

Didalam sumur tanpa disangka , alat-alat yang dipakai untuk menggali itu , justru menjadi penyelamat , yaitu dengan menahan tanah itu serta bebatuan yang meninmpanya.

Dalam gelap sumur tersebut , terjadi suatu keajaiban , ia diterangi cahaya sinarnya seperti lentera yang ia nyalakan di masjid.Dalam kondisi lapar, ia dihidangkan makanan persesis seperti makanan yang selalu dihidangkan untuk orang-orang yang selalu shalat di masjid.

Enam tahun berlalu , anak-anaknya bermaksud untuk memperbaharui sumur tersebut agar bisa dipergunakan kembali. Dilua dugaan mereka ternyata sang ayah lelaki yang senantiasa bersedekah , masih hdup dalam keadaan sehat.

Mereka bertanya kepada ayahnya tentang hal ihwal kehudupannya selama dalam sumur. Sang ayah berkata , “Selama aku berada didlam sumur lentera dan makanan mendatangiku , persisi seperti yang aku bawwa ke masjid , merekapun terkagum akan kisah trsebut, dan kisah ini menjadi pelajaran bagi penduduk kampong hamra.

 5- Orang yang bersedekah atau berinfaq akan didoakan oleh malaikat setiap hari

Rasulullah saw bersabda:

 “Tidaklah seorang hamba berada pada suatu hari melainkan akan turun dua malaikat yang salah satunya mengucapkan (doa), “Ya, Allah berilah orang-orang yang berinfaq itu balasan”, dan malaikat yang lain mengucapkan (doa), “Ya, Allah berilah pada orang yang bakhil/kikir kebinasaan (hartanya).” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu).

 6-  Sedekah atau infak dapat meredam kemurkaan Allah,

Rasulullah bersabda :

Perbuatan – perbuatan baik akan mencegah keburukan , adapun sedekah yang tersembunyi akan memadamkan murka Rabb dan silatur rahmi kana menambah usia, (Hadist Hasan diriwayatkan oleh AT-Tabrany dari Abu Umamah)

 7- Sedekah atau infak  mendapatkan perlindungan dan naungan Arsy di hari kiamat.

Rasulullah saw bersabda:

 Tujuh kelompok yang akan mendapatkan naungan dari Allah SWT pada hari yang tidak ada naungan keculai naungan-Nya , diantaranya , yaitu “ Seorang yang menedekahkan hartanya dengan sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakan oleh tangan kanannya (HR.Ahmad)

8- Sedekah atau infak  dapat melindungi panasnya api neraka.

Rasulullah berwasiat kepada Aisyah :

 “Dari Ummul Mu’minuun Aisayah ,Bahwa Nabi SAW , berkata kepadanya , “Wahai Aisyah jagalah dirimu dari api neraka walaupun dengan sepotong biji kurma, karena ia dapat mencegah kelaparan dan menggantinya dengan kekenyangan (HR.Ahmad)

 9- Shadaqah merupakan pembersih harta dan mensucikannya dari kotoran,

wasiat beliau kepada para pedagang, “Wahai para pedagang sesungguhnya jual beli ini dicampuri dengan perbuatan sia-sia dan sumpah oleh karena bersihkanlah ia dengan shadaqah.” (HR. Ahmad, Nasai dan Ibnu Majah juga disebutkan dalam Shahih Al-Jami’).

10.  Sedekah Jariah , pahalnaya mengalir walaupun sudah meninggal

Apabila seorang anak Adam meninggal maka terputuslah amalnya kecuali karena tiga hal,  Shadaqah jariyah,  Ilmu yang bermanfaat, atau Anak shaleh yang mendoakannya (HR Muslim)